Blitz Tarigan: Kami Terdegradasi Dengan Terhormat

Deltras yang hanya mengumpulkan 35 poin harus terdegradasi musim depan bersama dengan PSAP Sigli dan PSMS Medan.

Hamzah Arfah, Sidoarjo

12 Jul 2012 08:20:00

Blits Tarigan - Deltras Sidoarjo (GOAL.com/Ongisnade)
Blits Tarigan - Deltras Sidoarjo (GOAL.com/Ongisnade)
Gol semata wayang yang dilesakkan M Fachrudin pada menit ke-65 tak mampu membawa Deltras Sidoarjo berkiprah lebih jauh di ajang Indonesia Super League (ISL). Raihan tiga angka saat menghadapi PSPS Pekanbaru di Stadion Gelora Delta tersebut pada laga pamungkas itu, tak bisa menyelamatkan Deltras dari degradasi.

Hal itu dikarenakan, di pertandingan lain pada saat yang hampir bersamaan, para kompetitor tim berjuluk The Lobster tersebut juga meraih kemenangan. Gresik United menang atas Persipura 2-1 dan Persiram Raja Ampat sukses mengalahkan Pelita Jaya juga dengan skor yang sama.

“Pada babak pertama, para pemain terbebani dan banyak peluang yang tidak bisa dikonversikan menjadi gol. Tapi di babak kedua, kami bisa bermain lepas dan mampu mencetak gol. Tapi kita sama-sama tahu, hasil tim lain juga tak menguntungkan kami. Kita degradasi dengan terhormat!," ucap pelatih Deltras Sidoarjo Blitz Tarigan kepada GOAL.com Indonesia.

Walhasil, Deltras yang hanya mengumpulkan 35 poin harus terdegradasi musim depan bersama dengan PSAP Sigli dan PSMS Medan. Sementara Gresik United yang berada di peringkat ke-15, harus menjalani laga play-off menghadapi PSIM Yogyakarta.

Terlepas dari momen tersebut, Blitz menambahkan, bila masih dipercaya untuk menangani Deltras, ia berjanji tidak akan melakukan perombakan total pada materi pemain saat ini. Mungkin ia hanya akan melakukan perubahan empat hingga lima pemain saja, untuk menyongsong bergulirnya musim depan.

“Tapi, tergantung manajemen menilai hasil kerja saya juga, apakah nanti tetap dipertahankan atau tidak, termasuk pemain juga," lanjut pelatih asal Medan tersebut.

Sejak sebelum pertandingan dimulai, skuad Deltras memang ibarat membutuhkan sebuah keajaiban dalam mementaskan diri dari jurang degradasi. Sebab selain harus menang di laga pamungkasnya, mereka juga masih harus melihat hasil yang diperoleh tim-tim saingan terdekatnya. Dalam hitungan secara matematis, mereka paling mentok hanya akan menduduki zona play-off (dengan catatan Gresik United, Persiram dan PSMS Medan kalah).

Tapi kenyataannya, hanya PSMS Medan saja yang kalah di laga pamungkasnya. Sementara Gresik United dan Persiram, sama-sama meraih kemenangan. Jadi, mau tidak mau Deltras harus berkompetisi di kasta kedua musim depan.

Sementara itu, arsitek PSPS Pekanbaru Mundari Karya menyebut kekalahan timnya dari Deltras kali ini, lebih dikarenakan kelelahan yang dialami oleh para pemainnya. Dalam kondisi kurangnya recovery, stamina pemain pun kedodoran. Imbasnya, di babak kedua fisik para pemain PSPS Pekanbaru menjadi turun drastis dan Deltras akhirnya berhasil mencuri gol di menit ke-65 melalui M Fachrudin.

"Tapi secara keseluruhan, saya puas dengan permainan anak-anak. Posisi kami sudah aman sehingga tidak terlalu ngotot di laga ini. Saya salut dengan permainan kali ini, sehingga bisa menjadi permainan yang baik dan enak ditonton," urai Mundari. (gk-43)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Hak cipta © 2013 GOAL.com dilindungi oleh undang-undang. Dilarang menerbitkan, menyiarkan, menulis ulang, atau menyebarkan informasi dari situs ini tanpa meminta izin tertulis dari GOAL.com.